Sejarah GBI GIHON
- GBI GIHON didirikan tanggal 28 Desember 1998, diresmikan oleh Badan Pekerja Daerah GBI Riau tanggal 30 Mei 1999 dengan SK. No: 03/BPD/GBI-R/P/V/99
- GBI GIHON di bawah pembinaan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo dengan menjadi Sub Rayon 1K sejak tahun 2001 dan menjadi Rayon 12 sejak tahun 2002
GBI GIHON dalam perjalanannya mengikuti Tuntunan Tuhan melalui Gembala Pembina;
Mendirikan Menara Doa 24 jam (sebagai generator);
Doa Puasa setiap hari Sabtu;
Membuka Community Of Love (COOL);
Mengadakan Kelas Kehidupan Orientasi Melayani (KOM);
Mengadakan Healing Movement Camp (HMC),
Healing Movement Crusade,
Bimbingan Pra dan Pasca Nikah
GBI GIHON dalam perjalanannya dipandu oleh firman Tuhan
Yosua.1:3-4
Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.
Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah orang Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu.
Matius.25:37-40
Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
Matius.9:35-38
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Gembala Rayon 12
Pdt. Dr. Gede Widiada, MBA, M.Th

Wak. Gembala Rayon 12
Pdt. Yuli Susanto, MA

Wak. Gembala Rayon 12
Pdm. Wilianto, SE

Wak. Gembala Rayon 12
Pdm. Darius Cia
